Hosting Unlimited Indonesia
Hutang Kita Terlalu Banyak pada anak-anak kita..

Hutang Kita Terlalu Banyak pada anak-anak kita..

Hosting Unlimited Indonesia

Hutang Kita Terlalu Banyak pada anak-anak kita..

Tiadalah jarang kita memarahi mereka disaat kita lelah..
Kita membentak mereka padahal mereka belum benar-benar faham kesalahan yang mereka lakukan.
Kita membuat mereka menangis kerana kita ingin lebih difahami dan didengarkan.
Tetapi,
Seburuk apapun kita memperlakukan mereka, Segalak apapun kita terhadap mereka,
Semarah apapun kita pernah membentak mereka…
Mereka akan tetap mendatangi kita dengan senyum kecilnya.
Menghibur kita dengan tawa kecilnya,
Menggenggam tangan kita dengan tangan kecilnya,
Seolah semuanya baik-baik saja,
Seolah tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.
Mereka selalu banyak bercerita untuk kita,
meskipun seringkali kita bersikap tidak acuh terhadap mereka dengan kasih sayang..
Kita sentiasa mengatakan bahawa diri kita bekerja keras demi kebahagiaan mereka semua..
tetapi kenyataannya merekalah yang sentiasa membahagiakan kita diketika penat lelah selesai bertugas..
Kita merasakan bahwa kita bangga dengan menghiburkan kesedihan mereka atau menghapuskan linangan air mata dari pipi-pipi comel mereka..
Sebenarnya,
Diri kitalah yang selalu mereka bahagiakan…
Mereka juga menghilangkan kepenatan kita, menghapuskan air mata kesedihan kita..
Percayalah..
Kita terhutang banyak pada anak-anak kita.
Dalam 24 jam, berapa lama kita meluangkan waktu untuk berbicara, mendengarkan, memeluk, mendakap dan bermain bersama-sama dengan mereka?
Dari waktu hidup lahir kedunia mereka sentiasa ceria, tersenyum manis dan menghormati diri kita..
Tentang anak-anak,
Sesungguhnya merekalah yang selalu “lebih dewasa” dan “bijaksana” daripada kita.
Merekalah yang selalu mengajari dan membimbing kita menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya.
Seburuk apapun kita sebagai orangtua, mereka selalu bersiap sedia untuk menjadi anak-anak terbaik yang pernah kita punya.
Terdengar isu dimedia masakini..
Anak-anak yang setiap hari menjadi mangsa dari buruknya cara kita mengawal emosi diri..
Namun,
Si kecil ini tetap tersenyum, mereka tetap memberi kita ertinya kasih sayang, mereka selalu mencuba membuat kita agar bahagia…
Maka dakaplah anak-anak kita, tataplah mata mereka dengan penuh kasih sayang serta penyesalan, katakan kepada mereka:
“Terima kasih wahai Permata Hati..”
Kaya selesainya usia 5o tahun

Kaya selesainya usia 5o tahun

Hosting Unlimited Indonesia

Rata2 orang sebagai kaya selesainya usianya diatas 50 thn, sebab:
1. Terdapat perak pada rambutnya
2. Ada emas pada giginya
3. Terdapat gas pada perutnya
4. Terdapat kristal pada kandung kemihnya
5. Ada minyak di darahya
6. Terdapat gula di air seninya
7. Ada kapur di tulangnya
8. Terdapat pasir pada empedunya
9. Bahkan jantungnya pun ada yg pakai cincin.
Meski begitu, mereka umumnya tidak arogan,
Sebab tercermin dari cara jalannya yang kian menunduk dan mereka mulai menyadari sebagai kaya tidaklah menyenangkan.Jaga sehatmu sebelum datang sakitmu

Bagaimana seekor kerbau bisa mati hanya karena sebuah opini

Bagaimana seekor kerbau bisa mati hanya karena sebuah opini

Hosting Unlimited Indonesia

Bagaimana seekor kerbau bisa mati hanya karena sebuah opini :

1. Sesudah pulang berasal sawah kerbau rebahan dikandang menggunakan wajah lelah dan nafas yang berat. Datanglah seekor anjing, lalu kerbau berkata: “aah..Temanku aku benar-benar lelah serta bila boleh besok saya ingin istirahat sehari saja”

2. Anjing pulang serta ditengah jalan dia berjumpa menggunakan kucing yg sedang duduk di sudut tembok, lalu anjing berkata: “tersebut saya bertemu dengan kerbau dan beliau besok ingin beristirahat dulu. Telah sepantasnya karena boss beri kerjaan terlalu berat”

3. Kucing kemudian bercerita kepada kambing: “kerbau komplain boss kasi kerjaan terlalu poly serta berat, besok beliau tidak mau kerja lagi”

4. Kambing pun bertemu ayam dan beliau berkata: “kerbau tidak senang bekerja dengan boss lagi , mungkin terdapat pekerjaan yg lebih baik lagi”.

5. Ayam pun berjumpa menggunakan monyet serta dia bercerita jua: “kerbau tidak akan kerja lagi buat boss dan ingin kerja ditempat yang lain”.

6. Saat makan malam monyet bertemu boss serta mengatakan: “boss, si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifat nya dan ingin meninggalkan boss buat kerja pada boss yang lain”

7. Mendengar ucapan monyet oleh boss marah besar serta tanpa bertanya terlebih dahulu dia kemudian menyembelih si kerbau sebab dinilai sudah berkhianat kepadanya.

Ucapan asli kerbau: “aku lelah dan besok ingin istirahat sehari” lewat beberapa sahabat ucapan ini telah berubah dan sampai kepada oleh boss menjadi: “si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifatnya dan ingin meninggalkan bossnya dan kerja di boss yg lain”.

Sangat baik buat disimak:

1. Adakalanya satu pembicaraan berhenti hanya sampai telinga kita saja dan tidak usah hingga kepada pendengaran orang lain.

2. Jangan telan bulat-bulat atau percaya begitu saja setiap gosip atau perkataan orang lain sekalipun itu keluar asal mulut orang terdekat kita. Kita perlu check and recheck kebenarannya sebelum bertindak atau memutuskan sesuatu, konfirmasi dan crosscheck kepada Sumbernya eksklusif.

Alasan Kuat saja Tidak Cukup

Alasan Kuat saja Tidak Cukup

Hosting Unlimited Indonesia
[Alasan Kuat saja Tidak Cukup] Yes, betul..
Punya Alasan Kuat saja tidak cukup untuk berhasil di dunia usaha..
Ada beberapa hal Penting yang harus Anda miliki terkait dengan Mindset & Kebiasaan agar Anda lebih cepat berhasil di dunia usaha, yaitu:

1.  Gila Belajar

Salah satu DNA yang saya temui di hampir sebagian besar pengusaha adalah mereka Gila Sekali Belajar. Mungkin jarang mengikuti seminar-seminar tapi rajin baca buku. Mungkin Jarang sekali ikut Workshop, tapi ikut Konferensi Bisnis di Amerika.
Mereka tahu persis dunia usaha bergerak sangat cepat. Kalau mereka tidak belajar & terus berinovasi mereka akan kalah dengan anak-anak muda yang lebih Cepat Belajar.
Itu sebabnya  pastikan Anda juga “Gila Belajar”, biasakan Baca Buku, Ikuti Seminar  & Training yang Anda butuhkan, Banyak menggali Ilmu di Internet. Sip?

2.       Actionnya 1.000%

Ini yang jarang dimiliki banyak pengusaha baru sekarang. Belajarnya sering.. Beli Buku, Banyak.. Ikut Seminar, Setiap Minggu..
Actionnya NOL…
Ilmu tidak akan membuat kita berhasil..
Kalau kita Praktekkan barulah kita mendapatkan apa yang kita inginkan..
Jangan setengah-setengah dalam Praktek.. Hajar aja dulu 100%
Baru Evaluasi
Selama tidak melanggar hukum Agama & Hukum Negara, Hajar dulu saja 100%
Jangan terlalu banyak mikir..
Terlalu banyak analisa..
Padahal belum praktek..
Indonesia sudah terlalu banyak Pengamat, Pakar Analis, Profesor, Doktor, Kompor, Bocor..
Yang dibutuhkan adalah orang-orang hebat yang Senang Praktek..

3. Miliki Mentor

Christiano Ronaldo & Messi Jago Bermain Bola, tapi tetap Punya Pelatih..
Tony Fernandes (Air Asia), punya Mentor Richard Branson (Virgin Air)
Chairul Tanjung (CT Corp), punya Mentor Liem Soe Liong (Salim Group, Indofood)
Sandiaga Uno (Adaro), punya Mentor Tjia Kian Liong / William Suryadjaya (Astra Group)
Mentor itu seperti kaca spion bagi kita.. Terkadang kita fokus kedepan, lupa melihat sisi lain yang ada di samping dan dibelakang..
Nah disitulah tugasnya mentor yang mengingatkan dan memberikan gambaran yang lebih luas..
Tanpa Mentor, Trial & Error biasanya jauh lebih banyak

4. Senang Membangun Network

Network = Networth
Salah satu tujuan utama saya masih menjadi pembicara hingga saat ini adalah untuk mendapatkan Network seluas-luasnya dalam waktu cepat..
Dengan Network yang Luas, saya tidak mencari peluang, tapi malah menolak banyak peluang yang masuk..
Dengan Network yang Luas, Calon Pelanggan kita jadi Jauh Lebih banyak, menjual jadi Jauh Lebih Mudah
Dengan Network yang Luas, ketika kita jatuh, ada banyak orang yang mau membantu kita sehingga kita cepat Pulih lagi..
Cari Network seluas-luasnya, minimal miliki 1.000 Teman

5. Faktor X

Terkadang walaupun kita sudah punya alasan Kuat, Kita sudah belajar banyak hal, Action Gila-gilaan, Ikuti kata-kata Mentor dan Network kita sudah luas, bisa ga kita belum berhasil juga?
Bisa saja..
Kekuasaan sepenuhnya atas jalan hidup kita ada di dalam Tangan Tuhan..
Sebagai manusia tugas kita hanya berusaha saja, tapi hasil Tuhan yang tentukan..
Itu sebabnya, pastikan Anda juga aktif mendekatkan diri dengan Tuhan (di agama Anda masing-masing)…
Bukan supaya Anda berhasil, Tapi supaya apa yang kita lakukan di dalam lindungan Tuhan (entah itu berhasil atau tidak)
Yang saya ketahui, kita harus lakukan semua hal yang bisa kita lakukan semaksimal mungkin..
Jika kita kita berhasil, berarti Tuhan sudah mengizinkan kita naik level..
Jika belum berhasil, berarti Tuhan sedang ajarkan supaya kita setia sama Proses..
Yuk kita diskusi..
Sumber : Mentoring Yehezkiel Zebua

 

When The Why is Clear The How is Easy

When The Why is Clear The How is Easy

Hosting Unlimited Indonesia

Hi semuanya…

Wah senang sekali bisa sharing sama Anda hari ini.

Saya mau cerita sedikit mengenai Era Ledakan Entrepreneurship di Indonesia

Ledakan Entrepreneurship terjadi setelah masa Orde Baru berakhir dan Zaman Reformasi dimulai..

Apalagi saat masa transisi itu terjadi Krisis Moneter yang luar biasa, yang akhirnya menyadarkan banyak orang bahwa Bekerja sebagai Karyawanpun  tidak Stabil & Pasti, karena suatu saat bisa saja di PHK ketika kondisi ekonomi buruk.

Di awal-awal terjadinya Ledakan Entrepreneurship akhirnya mulai muncul banyak sekali seminar-seminar Entrepreneurship & Motivasi..

Tetapi biasanya yang lebih ditekankan dari sisi Motivasinya..
“Harus Berani.. Ayo Resign..”
“Pakai Otak Kanan.. Action dulu, baru Mikir.. Kebanyakan Mikir = Mental Karyawan..”
“Jadi karyawan sih Pasti… Pasti Gak Cukup.. Jadi Pengusaha kalau gak cukup, berarti Cukup Banget”
“Usaha Jalan, Pengusahanya Jalan-Jalan”

Tidak ada yang salah dengan begitu banyak seminar Motivasi dan Ribuan Orang yang mengikutinya..
Tetapi setelah sekian tahun lamanya, Akhirnya para peserta mulai menyadari..
“Wah Motivasi saja tidak cukup.. Kita harus tahu Strateginya juga”
“Ngapain di Seminar kita semangat banget.. Sampai di Rumah kita Loyo lagi, karena bingung mau ngapain..”
“Aduh.. saya udah resign, tapi bisnis saya Bangkrut..  bagaimana nih? Ga mungkin minta si Motivator nafkahin saya kan?”

Akhirnya Era pun berubah, seperti saat ini..
Yang banyak dikejar adalah Strategi.. atau biasanya Ilmu Daging..
Semua yang Cuma sekedar Motivasi, kata-kata Bijak mulai ditinggalkan..
Orang muak dengan itu semua..
Sekarang mereka mencari strateginya bagaimana..
Saya harus lakukan A,B, C lalu?

Akhirnya banyak orang yang belajar Strategi-Strategi..
Dari Beli Buku, ikut Seminar, Ikut Training, Join Komunitas, dan lain sebagainya..
Tapi sebagian besar juga TIDAK JADI APA-APA..
Kebanyakan Belajar, Kebanyakan Buang Duit tapi Bisnisnya ga maju-maju, bahkan ga ada bisnis hehe
Ilmunya Tahu, Actionnya kurang..

Lho kok bisa begitu?
Bisa, Karena 1 Hal.. Punya Ilmunya, tapi tidak Punya Alasan Kuat untuk mempraktekkan Ilmunya..

Saya dapat 1 kalimat yang keren buat saya, “When The Why is Clear, The How is Easy..”

Buat Goal juga jadi sia-sia tanpa Alasan yang Kuat dibalik itu..
Punya hidup jangan seperti Nobita, ingin ini ingin itu.. Banyak sekali..
Punya Mimpi Besar dan Banyak, tapi tidak terealisasi..

Satu-satunya Pendorong untuk kita Action adalah Alasan Kuat..
Nah sekarang pertanyaan saya kepada Anda, mengapa Anda harus Sukses di Bisnis Anda?
Apa Alasan Kuat Anda, mengapa Anda harus Berhasil?
Apakah Anda Memiliki Pengalaman Tertentu (Pengalaman Pahit) yang benar-benar Mempengaruhi Perasaan Anda untuk Bangkit?
Apakah Ada Pengalaman Tertentu (Pengalaman Pahit)  yang dialami oleh Orang-orang yang Anda sayangi, sehingga Mempengaruhi Perasaan Anda untuk Bangkit?

Cth:
–           Saya mau sekali bisa memberangkatkan Orang Tua saya Umroh.. Karena selama ini itu yang menjadi Doa dari kedua orang tua saya setiap hari.. Sebagai anak yang baik, saya ingin mewujudkannya

–          Sejak kecil saya dianggap bodoh oleh orang banyak.. Saya dianggap anak yang tidak punya masa depan.. Itu sebabnya saya harus berhasil di bisnis, supaya menjadi Pembuktian bahwa semua yang mereka katakan itu Salah

–          Sejak kecil ibu saya dihina oleh tetangganya. Mereka mengatakan ibu saya miskin dan tidak punya apa-apa.. Saya harus buktikan bahwa saya mampu mengangkat derajat keluarga saya. Biar tidak ada satupun orang yang menghina ibu saya lagi.

Yuk sharing.. Apa alasan Terkuat Anda untuk berhasil?
Cari terus sampai ketemu 1 Alasan yang Menggetarkan Anda

 

Sumber: Mentoring Yehezkiel Zebua